Kegiatan

Ketua Yayasan Bawakan Halaqah Perdana Santri Baru 2023

Setelah melewati proses panjang Penerimaan Santri Baru (PSB) 2023, Momentum Halaqah Perdana merupakan puncak dari seluruh rangkaian tersebut, dengan mengukuhkan para santri yang telah dinyatakan lulus dan resmi menyandang status santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Kegiatan ini berpusat di Gedung Serbaguna Al-Ikhlas, Sabtu (22/07/2023).

Hadir dalam kegiatan ini, Kasrem 141 Toddopuli mewakili Danrem, Wakil Bupati Bone, Drs. H. Ambo Dalle, M.M., Kapolres Bone, AKBP Doddy Suriawan, S.I.K., Dandim 1407 Bone, Letkol Inf Moch Rizqi Hidayat Djohar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bone dan Wajo, serta tokoh-tokoh masyarakat dan agama.

Kegiatan diawali dengan berbagai penampilan persembahan Sanggar Seni Budaya Al-Ikhlas (SSBA), penyerahan simbolis Kartu Santri oleh Bank Syariah Indonesia, yang dilanjutkan dengan pengalungan selempang kepada perwakilan santri baru oleh Wakil Bupati Bone sebagai simbol resmi pengukuhan sebagai santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Memasuki kegiatan inti Halaqah Perdana, Ketua Yayasan mengawali dengan menyapa seluruh tamu undangan dan menyampaikan bahwa para santri merupakan malaikat-malaikat kecil yang doanya tidak pernah ditolak oleh Allah Swt.

”… kanan kiri ini malaikat-malaikat kecil, doanya itu tidak pernah ditolak oleh Allah Swt. Sejak kecil dia (santri) mewakafkan hidupnya untuk mencari ridha Allah di tempat ini…” ungkapnya dengan menunjuk ke arah para santri.

Selanjutnya beliau bercengkrama dengan beberapa santri pengisi acara dengan menggunakan Bahasa Arab dan Inggris secara bergantian. Hal yang tak kalah penting yang beliau sampaikan dalam Halaqah Perdana tahun ini yaitu tentang adab santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas.

Ungkapnya, ada 3 adab santri Pondok Pesantren Al-Ikhlas yang terdiri dari adab terhadap dirinya (santri) sendiri, adab terhadap syaikh/ustaz/mursyid, dan adab terhadap teman-teman.

Sebelum mengakhiri pengajiannya, Imam Besar Masjid Istiqlal Indonesia ini berpesan kepada para santri untuk berterima kasih kepada kedua orang tua mereka, begitupun sebaliknya kepada kedua orang tua agar dapat mendukung anak-anak mereka dan senantiasa mendoakan agar dapat sukses dan berhasil selama menempuh pendidikan di pesantren.

”Saya minta ananda semua dengan penuh ketulusan hati doakan kedua orang tuanya supaya mampu membimbing, membiayai dan juga menuntun sampai ananda lulus.” harapnya dengan meminta para santri baru untuk membacakan surah Al-Fatihah untuk kedua orang tuanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bone mewakili Bupati yang berhalangan hadir menyampaikan selamat kepada Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone yang resmi telah menerima santri baru, beliau mengungkapkan bahwa Al-Ikhlas bukan hanya aset Bone tapi sudah menjadi aset bangsa dan umat.

”Saya berpesan bahwa bapak dan ibu tidak salah memilih, Pesantren Ujung ini bukan hanya menjadi asetnya Bone, awal-awalnya itu yang sekolah di sini rata-rata orang Bone, tadi kita lihat bukan lagi asetnya Bone, Sulawesi Selatan, tapi ini adalah aset bangsa, aset umat, dari seluruh penjuru nusantara sudah ada yang datang sekolah (menjadi santri), itu artinya perkembangan pesantren ini luar biasa …” paparnya.

Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin Kepala Kepondokan, KM. H. Muhammad Irham, S.HI., para santri baru dan orang tua selanjutnya mendapatkan jamuan dari Yayasan Al-Ikhlas Bone. (*/aibs)

Admin

Web Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page