Kegiatan

Al-Ikhlas Terima Kunjungan Studi SD Islam Athirah dan PPTQ Ilmul Yaqin Amha

Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone kembali menerima kunjungan studi dari jajaran pimpinan Sekolah Dasar Islam Athirah Makassar yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Dr. Juhri, S.S., M.Hum., serta pimpinan Pondok Pesantren Tahfizul Quran Ilmul Yaqin Amha di bawah pengasuhan Dr. KH. Amirullah Amri, M.Ag., Kamis (12/07/2023).

Peserta kunjungan studi dari kedua lembaga pendidikan Islam ini diterima langsung oleh jajaran pimpinan Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone yang terdiri dari Ketua Dewan Pengawas, H. Muhammad Yusuf Umar, S.P., M.M., Wakil Pimpinan Pondok bidang Kemadrasahan, H. Saharuddin, S.Ag., S.Pd.I., M.Pd. dan jajaran kepala lembaga dan kepala divisi yayasan.

Penerimaan kunjungan dilaksanakan di ruang tamu yayasan dengan suasana santai dan penuh keakraban di antara pimpinan. Kegiatan diawali dengan perkenalan oleh masing-masing pimpinan dan dilanjutkan dengan diskusi terkait tujuan dan maksud pelaksanaan kunjungan studi oleh kedua lembaga.

Baca Juga: Al-Ikhlas Buka Penerimaan Santri Baru 2024, Berikut Prosedur Pendaftarannya!

Kunjungan studi ini dimaksudkan untuk mempelajari sistem manajemen yang diterapkan di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Melalui pemaparan Kepala Divisi SDM dan Penjaminan Mutu, Andi Ahmad, S.Farm., Apt., para peserta mendapatkan gambaran umum penerapan SMM ISO 9001:2015 Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Pasca jamuan oleh pimpinan, peserta kunjungan studi berfoto bersama dan selanjutnya berkeliling mengamati suasana Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone di sore hari. Mengunjungi beberapa unit usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Pesantren (BUMPES) Al-Ikhlas didampingi langsung oleh Wakil Pimpinan Pondok dan Humas Lembaga.

Diskusi antara pimpinan dari masing-masing lembaga diakhir dengan penyerahan cinderamata sebagai kenang-kenangan atas kunjungan yang dilakukan. Harapan masing-masing lembaga ke depannya dapat menjalin silaturrahim yang lebih erat dan intensif dalam rangka pengembangan pengelolaan pendidikan Islam yang lebih modern dan komprehensif.

Setelah melakukan pengamatan suasana pondok, seluruh peserta kunjungan yang berjumlah 13 orang dari kedua lembaga ini berpamitan untuk meninggalkan Al-Ikhlas. (*/aibs)

Admin

Web Terbaru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page