Bedah Buku “Di Balik Penjara Suci” Hadirkan Ispirasi Literasi Bagi Santri MTs Al-Ikhlas Ujung

UJUNG, HUMAS MTS, — MTs Al-Ikhlas Ujung Bone menggelar kegiatan Bedah Buku “Penjara Suci” pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone mulai pukul 13.00 WITA. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya literasi dan memberikan motivasi kepada peserta didik,

Sebanyak 160 santri dan santriwati kelas VII mengikuti kegiatan ini. Selain itu, turut hadir Kepala Madrasah, Wakamad Kesiswaan, Koordinator BK, dan para guru MTs Al-Ikhlas Ujung.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, Hidayat Hadrawi, M.Pd. Beliau memberikan motivasi kepada para peserta untuk terus meningkatkan minat membaca, memperluas wawasan. Bukan hanya itu, peserta juga dapat menjadikan setiap bacaan sebagai sumber inspirasi serta pembelajaran.

Membangun Budaya Literasi di Lingkungan Madrasah

Kegiatan bedah buku ini menjadi salah satu upaya MTs Al-Ikhlas Ujung dalam membangun budaya literasi di kalangan santri. Literasi memiliki makna kemampuan memahami, mengambil hikmah, berpikir kritis, dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan.

Buku “Di Balik Penjara Suci” ini mengajak para santri untuk melihat sebuah bacaan secara lebih mendalam. Mereka dapat menemukan pesan-pesan yang menjadi bahan renungan dan motivasi dalam menjalani kehidupan sebagai pelajar dan santri.

Besar harapan kegiatan dapat memberikan pengalaman baru kepada santri. Membaca buku dapat menjadi aktivitas yang menyenangkan sekaligus memberikan manfaat besar bagi perkembangan wawasan dan karakter.

Guru Juga Menjadi Bagian dari Gerakan Literasi

Kehadiran Kepala Madrasah, Wakamad Kesiswaan, Koordinator BK, dan para guru dalam kegiatan ini turut memberikan warna tersendiri. Kegiatan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab peserta didik, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh warga madrasah.

Guru sebagai pendidik memiliki peran penting dalam memberikan contoh dan membangun kebiasaan positif kepada santri. Ketika guru dan santri sama-sama memiliki semangat untuk membaca dan belajar, budaya literasi akan lebih mudah tumbuh dan berkembang di lingkungan madrasah.

Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi para guru untuk mendapatkan inspirasi dan wawasan yang dapat mendukung proses pembelajaran serta pembinaan karakter peserta didik.

Bedah Buku sebagai Ruang Inspirasi

Dalam penyampaiannya, Hidayat Hadrawi, M.Pd. mengajak peserta untuk menjadikan membaca sebagai bagian dari perjalanan dalam mengembangkan diri. Buku dapat menjadi jendela untuk melihat pengalaman, pengetahuan, dan pemikiran yang lebih luas.

Kegiatan ini mendorong agar santri tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi mampu mengambil nilai dan pelajaran dari apa yang mereka baca. Dengan demikian, literasi tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga dapat melahirkan perubahan sikap dan perilaku yang lebih baik.

Suasana kegiatan berlangsung dengan antusias. Para santri mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian, sementara para guru turut menyimak materi yang disampaikan.

Menanamkan Kebiasaan Positif Sejak Dini

Bagi santri kelas VII, kegiatan seperti ini menjadi momentum yang baik untuk menanamkan kebiasaan positif sejak awal perjalanan mereka di madrasah dan pondok pesantren.

Kebiasaan membaca, berdiskusi, bertanya, dan mencari pengetahuan perlu terus dibangun agar santri memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

MTs Al-Ikhlas Ujung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan edukatif yang dapat mendukung perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter santri.

Melalui Bedah Buku “Dibalik Penjara Suci”, diharapkan semangat literasi tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus tumbuh dalam keseharian santri dan guru.

Sebab, membaca bukan sekadar menambah pengetahuan, tetapi membuka jalan untuk melihat dunia dengan cara yang lebih luas, mengambil hikmah, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

MTs Al-Ikhlas Ujung — Bersama Menumbuhkan Generasi yang Gemar Membaca, Senang Belajar, dan Berkarakter.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *