,

Mengawali Langkah Menuju Peradaban: Halaqah Perdana Santri Baru Al-Ikhlas Ujung Bone

Ujung Bone – Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone menggelar Halaqah Perdana Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027 dengan penuh khidmat dan semarak. Kegiatan ini menjadi momentum awal pembinaan karakter, spiritualitas, dan wawasan keilmuan bagi seluruh santri baru yang bergabung di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Acara istimewa tersebut hadir langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Ketua Yayasan Al-Ikhlas Bone, AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. bersama jajaran pejabat pusat dan daerah.

Rangkaian acara diawali dengan penyambutan Menteri Agama RI melalui Tari Paduppa. Selanjutnya, Orkestra Santri Al-Ikhlas Ujung Bone di bawah arahan Dr. Ichsan, S.Pd., M.Sn. membawakan lagu Indonesia Raya dan Mars Al-Ikhlas, yang menguatkan nuansa religius dan semangat kebangsaan sejak awal kegiatan.

Tokoh Nasional dan Daerah

Halaqah perdana ini turut mengahdirkan anggota DPR RI, perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Sulawesi Tenggara, perwakilan Bupati Bone, jajaran Forkopimda, pengurus Yayasan Al-Ikhlas Bone, pimpinan pondok pesantren, orang tua santri, serta para tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur pemerintah dan masyarakat menunjukkan dukungan besar terhadap pengembangan pendidikan pesantren di Kabupaten Bone.

Sambutan dan Pembukaan MATA SANTRI 2026/2027

Setelah pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri Al-Ikhlas, acara sambutan dari Perwakilan Bupati Bone, kemudian sambutan perwakilan Gubernur Sulawesi Selatan, serta sambutan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd.I. yang sekaligus membuka secara resmi Masa Ta’aruf Santri Baru (MATA SANTRI) Tahun Ajaran 2026/2027.

Pesona Nusantara Dance Tampilkan Harmoni Budaya Indonesia

Usai rangkaian sambutan, para tamu menyaksikan Special Performance “Pesona Nusantara Dance”. Tarian ini menghadirkan perpaduan gerak tradisional dan semangat generasi muda yang menggambarkan keberanian, harapan, dan persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia. Penampilan tersebut mendapat sambutan hangat dan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Penyematan Atribut Santri Baru

Momentum penting berikutnya menghadirkan prosesi penyematan atribut santri baru secara simbolis kepada perwakilan santri Madrasah Aliyah dan Madrasah Tsanawiyah Al-Ikhlas Ujung Bone yang berasal dari berbagai daerah, seperti Bone, Konawe, dan Papua. Menteri Agama RI AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. H. Ali Yafid, S.Ag., M.Pd.I., memimpin langsung prosesi tersebut sebagai penanda resmi bergabungnya para santri dalam keluarga besar Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Halaqah Perdana oleh Menteri Agama RI

Puncak acara kemudian berlanjut dengan Halaqah Perdana yang disampaikan oleh AG. Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak para santri menjadikan pesantren sebagai tempat menempa ilmu, memperkuat keikhlasan, membangun akhlak mulia, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara. Pesan-pesan tersebut menjadi bekal awal bagi para santri untuk menapaki perjalanan pendidikan menuju peradaban yang berlandaskan iman dan ilmu pengetahuan.

Orkestra dan Paduan Suara Tampil Memukau

Setelah halaqah perdana selesai, suasana aula kembali semarak dengan penampilan spesial Paduan Suara dan Orkestra Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Harmoni vokal para santri yang berpadu dengan alunan musik orkestra menghadirkan nuansa megah dan menyentuh hati. Penampilan ini menjadi simbol bahwa pesantren tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga memberi ruang bagi pengembangan seni dan kreativitas santri.

Penyerahan Bantuan Traktor dan Penandatanganan MoU

Selanjutnya, Pemerintah Kabupaten Bone menyerahkan bantuan traktor tangan kepada Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone sebagai dukungan terhadap penguatan kemandirian ekonomi pesantren dan pengembangan pertanian produktif. Momentum ini kemudian berlanjut dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bantaeng dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan untuk memperluas akses pelatihan vokasi, meningkatkan kompetensi keterampilan santri, serta memperkuat kesiapan mereka menghadapi dunia kerja dan kewirausahaan.

Ditutup dengan Doa dan Harapan Baru

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan doa oleh AG. Prof. Dr. KH. Lukman Arake, Lc., M.A. Suasana khusyuk menyelimuti seluruh peserta saat doa dipanjatkan untuk keberkahan para santri, kemajuan pesantren, dan masa depan pendidikan Islam di Indonesia.

Sebagai penutup, penyelenggaraan Halaqah Perdana Tahun Ajaran 2026/2027 kembali menegaskan komitmen Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone dalam melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akhlak, kreatif dalam berkarya, serta siap berkontribusi bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *