
Ujung, 8 September 2026 — Sebanyak 18 santri MA Al-Ikhlas Ujung Bone mengikuti seleksi Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Kabupaten. Para santri mengikuti seleksi dalam enam mata pelajaran sesuai bidang yang mereka kuasai. Seleksi OMI tingkat Kabupaten tersebut berlangsung di MTsN 1 Bone pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk menguji kemampuan akademik sekaligus memperoleh pengalaman berkompetisi di tingkat kabupaten.
18 Santri Ikuti Enam Bidang OMI
Dalam seleksi tersebut, MA Al-Ikhlas Ujung Bone mengirimkan tiga santri untuk setiap mata pelajaran. Keenam bidang yang diikuti meliputi Fisika, Kimia, Geografi, Biologi, Matematika, dan Ekonomi.
Pada bidang Fisika, tiga santri yang mengikuti seleksi yaitu Afifah Shafira, Murfid, dan Farah Nur Azkiyah. Selanjutnya, bidang Kimia diikuti oleh Naura Ajeng Pramesti, Andi Muhammad Qayyum, dan Rasya Arfan Yudhistira.
Sementara itu, A. Nur Aisyah Anmar, Aqila Assyifa, dan Naflah mewakili MA Al-Ikhlas Ujung Bone pada bidang Geografi. Ketiganya mengikuti seleksi sesuai bidang yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Pada bidang Biologi, madrasah mengirimkan Ahmad Syafran Syam, A. Naura Nur Khalid, dan Raehana Nur Adha. Kemudian, bidang Matematika diikuti oleh Alim Khoirul Fatih, Thyrzza Radhisty Neldar, dan Fika Ayu Dwiana.
Adapun bidang Ekonomi diikuti oleh Akifah Nailah Adil, Ahmad Jahfal Hamzah, dan Muh. Dwi Riski Aprilio. Dengan demikian, seluruh 18 santri terbagi secara merata dalam enam bidang yang diperlombakan.
Baca Juga: 16 Santri MTs dan MA Al-Ikhlas Ujung Ikuti Kemah Pramuka Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026
Santri Bawa Bekal Persiapan dari Madrasah
Sebelum mengikuti seleksi, para santri telah mendapatkan persiapan dan bimbingan dari madrasah. Bekal tersebut membantu mereka menghadapi proses seleksi sesuai bidang masing-masing.
Selama seleksi berlangsung, para santri mengerjakan tahapan seleksi berdasarkan mata pelajaran yang mereka pilih. Mereka berusaha menunjukkan kemampuan terbaik berdasarkan pengetahuan dan persiapan yang telah mereka peroleh.
Melalui proses tersebut, santri tidak hanya menguji kemampuan akademik. Mereka juga memperoleh pengalaman dalam menghadapi kompetisi dan mengukur kemampuan diri di lingkungan yang lebih luas.
OMI Jadi Ruang Pengembangan Potensi Akademik
Keikutsertaan dalam seleksi OMI menjadi salah satu kesempatan bagi santri MA Al-Ikhlas Ujung Bone untuk mengembangkan potensi akademik. Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi santri untuk berkompetisi sesuai bidang yang mereka kuasai.
Selain itu, pengalaman mengikuti seleksi dapat membantu santri mengenali kemampuan dan tantangan yang mereka hadapi. Dengan pengalaman tersebut, mereka dapat terus meningkatkan kemampuan melalui proses belajar dan latihan.
Bagi madrasah, partisipasi 18 santri dalam enam bidang OMI menunjukkan komitmen untuk memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan potensi akademik. Madrasah juga terus mendorong santri agar berani mengikuti berbagai kompetisi dan mengembangkan kemampuan secara berkelanjutan.
Baca Juga: Dari Bumi Perkemahan Cadika, Santri MTs Al-Ikhlas Ujung Torehkan Prestasi di Tingkat Provinsi
Dorong Santri Berani Berkompetisi
Seleksi OMI tingkat Kabupaten menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas. Melalui kompetisi, santri belajar mempersiapkan diri, mengelola kemampuan, dan menghadapi tantangan secara langsung.
Karena itu, keikutsertaan 18 santri MA Al-Ikhlas Ujung Bone dapat menjadi pengalaman berharga. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi santri untuk mengikuti kompetisi akademik lainnya pada tingkat yang lebih tinggi.
Dengan semangat belajar dan berkompetisi, para santri terus mengembangkan potensi masing-masing. Mereka juga terus berupaya membawa nama baik MA Al-Ikhlas Ujung Bone melalui berbagai prestasi akademik pada masa mendatang.
Humas MA Al-Ikhlas Ujung Bone






Tinggalkan Balasan