,

Ahmad Syahrisal Tuntaskan Hafalan Al-Qur’an Juz 30 di Al-Ikhlas Ujung Bone

UJUNG, ALIKHLASUJUNG.ORGAhmad Syahrisal berhasil menuntaskan Hafalan Terakhir Juz 30 di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Pencapaian tersebut menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan santri asal Watampone itu mengikuti program tahfiz Al-Qur’an.

Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone terus mendorong para santri untuk mencintai, menghafal, dan mengamalkan Al-Qur’an. Kali ini, Ahmad Syahrisal menunjukkan kesungguhannya setelah menyelesaikan hafalan Juz 30 dalam Majelis Khatmil Qur’an.

Prosesi Setoran Hafalan Terakhir Juz 30 berlangsung pada Selasa, 27 Safar 1448 H atau 11 Agustus 2026 M. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Utama Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Ahmad Syahrisal merupakan putra pasangan Syaharuddin, S.Pd., dan Salmindah, S.Keb. Selama mengikuti program tahfiz, Ahmad menunjukkan ketekunan dalam menjaga hafalan dan menyelesaikan setiap tahapan yang menjadi targetnya.

Karena itu, keberhasilan Ahmad Syahrisal hafalan Al-Qur’an Juz 30 menjadi kebanggaan bagi keluarga sekaligus pesantren. Pencapaian tersebut juga dapat memberikan semangat kepada santri lain yang sedang menjalani program tahfiz.

Majelis Khatmil Qur’an Jadi Momentum Berharga

Majelis Khatmil Qur’an menjadi momentum penting bagi santri yang telah menyelesaikan target hafalannya. Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone terus membangun semangat Qur’ani di lingkungan pendidikan.

Selain itu, kegiatan tersebut mengajarkan para santri tentang pentingnya ketekunan dan kedisiplinan. Proses menghafal Al-Qur’an membutuhkan kesungguhan, sehingga setiap capaian layak mendapatkan apresiasi.

Pencapaian Ahmad juga menjadi bukti bahwa program tahfiz dapat membentuk santri yang memiliki semangat belajar dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Selanjutnya, pesantren berharap semakin banyak santri yang mengikuti jejak Ahmad.

Pesantren Doakan Keberkahan Hafalan

Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone mendoakan agar hafalan Al-Qur’an Ahmad Syahrisal membawa keberkahan, kemudahan, dan manfaat dalam kehidupannya. Pesantren juga berharap Ahmad mampu menjaga hafalannya dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Lebih jauh, pesantren berharap capaian Ahmad Syahrisal hafalan Al-Qur’an menjadi mahkota kemuliaan bagi kedua orang tuanya di akhirat kelak. Doa tersebut turut mengiringi langkah Ahmad setelah menyelesaikan hafalan Juz 30.

Al-Ikhlas Ujung Bone Cetak Generasi Qur’ani

Sejalan dengan motto “Cerdas, Cerah, dan Mencerahkan”, Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone terus memperkuat pembinaan tahfiz. Pesantren memadukan pendidikan dengan pembentukan karakter agar para santri tumbuh sebagai generasi yang berilmu dan dekat dengan Al-Qur’an.

Dengan demikian, keberhasilan Ahmad Syahrisal hafalan Al-Qur’an Juz 30 tidak hanya menjadi pencapaian pribadi. Momentum tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone dalam mencetak generasi Qur’ani yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan umat.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *