Dorong Internasionalisasi dan Penguatan Tata Kelola, Al-Ikhlas Resmi Mengangkat Pejabat Baru

UJUNG, ALIKHLASUJUNG.ORG — Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone kembali memperkuat tata kelola lembaga melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pejabat Baru. Ahad, 23 Agustus 2026. Langkah strategis ini menandai komitmen pesantren dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan merespons dinamika kebutuhan para santri.

Nomenklatur Baru dan Dinamika Rotasi Struktur

Al-Ikhlas meluncurkan beberapa nomenklatur jabatan baru yang langsung disiagakan untuk mengakomodasi rencana pengembangan lembaga dalam struktur kepemimpinan periode ini. Penyesuaian jabatan tersebut meliputi:

  • Muhammad Wahidin AK, S.Pd., Gr. menjabat Kepala Pusat Penerimaan Santri yang berfokus pada optimalisasi tata kelola seleksi dan integrasi alur penerimaan santri secara profesional.
  • Andi Akbal Nur, S.Pd., S.Si., Gr. menjabat Koordinator Kelas Internasional Cambridge dan Studi Luar Negeri yang akan mengawal program internasionalisasi kurikulum serta pendampingan akses studi santri ke luar negeri.

Selain menghadirkan nomenklatur baru, penyegaran organisasi juga berlangsung melaui rotasi di sejumlah posisi kunci. Perubahan posisi ini mencakup jabatan sebagai berikut:

  • Siti Rahmah, S.Pd., M.Pd., Gr. menjabat Koordinator Pusat Bahasa, mengganti peran Nurul Hadi, S.Hum., Gr. yang sebelumnya promosi sebagai Wakil Kepala Kepondokan Bidang Akademik & Pengajaran; serta
  • Andi Hamdan, S.Pd., Gr. menjabat Wakil Kepala MTs Bidang Sarana dan Prasarana yang sebelumnya dijabat oleh Kepala Pusat Penerimaan Santri.

Prosesi Pembacaan SK dan Kehadiran Pimpinan

Kepala Divisi SDM dan Kurikulum, Jusmadi Musa, S.Pd., Gr. membacakan langsung seluruh lampiran Surat Keputusan pengangkatan di hadapan jajaran pimpinan lembaga. Suasana khidmat menyelimuti ruangan saat para pejabat baru menerima amanah tersebut.

Hadiri dalam kegiatan ini Anggota Dewan Masyayikh dan Kode Etik Pesantren, H. Muhammad Yusuf Umar, S.Sos., M.M. Kehadiran beliau menegaskan pentingnya penguatan nilai-nilai kelembagaan dalam setiap pergeseran struktur kepemimpinan.

Pesan Masyayikh: Keikhlasan sebagai Poros Pengabdian

Dalam arahannya, H. Muhammad Yusuf Umar, S.Sos., M.M. memberikan penekanan khusus mengenai makna dasar keikhlasan dalam menjalankan amanah di lingkungan pesantren. Beliau mengingatkan seluruh pejabat agar tidak menjadikan jabatan sekadar formalitas struktural.

“Bekerja di pesantren membutuhkan fondasi keikhlasan yang utuh. Ikhlas berarti meniatkan setiap tugas, karya, dan ketelitian kerja sebagai bentuk pengabdian penuh kepada Allah SWT. Ketika kita menjaga niat ini, Allah akan memudahkan setiap tantangan kerja yang kita hadapi,” tegas beliau dalam pesannya.

Beliau juga menambahkan bahwa keikhlasan akan melahirkan dedikasi tinggi, rasa tanggung jawab, serta hubungan kerja yang harmonis di antara sesama pengabdi pesantren. Doa bersama menutup kegiatan penyerahan SK ini untuk kelancaran tugas para pejabat baru dalam mengemban amanah di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *