Jaga Kualitas Bahasa Asing Santri, Al-Ikhlas Komitmen Jajaki Kerja Sama Lembaga

Kediri, Humas Al-Ikhlas – Al-Ikhlas berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya santri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing. Salah satu upayanya dengan menjajaki kerja sama kelembagaan di Kampung Inggris, Pare, Kediri (29/08/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan pesantren dalam rangka membekali santri dengan kemampuan bahasa global, khususnya Bahasa Inggris, agar mampu bersaing di kancah internasional.

“Kami percaya, menguasai bahasa asing adalah kunci santri Al-Ikhlas untuk berdakwah, belajar, dan mengabdi lebih luas. Karena itu kami datang ke Kampung Pare untuk belajar dan berkolaborasi,” ungkap Kepala Kantor Sekretariat Pesantren Al-Ikhlas, H. Anugrah yang turut serta dalam kunjungan tersebut.

Fokus Peningkatan Kompetensi Santri dan Guru

Dalam kunjungan ke Kampung Pare Inggris tersebut, delegasi Al-Ikhlas melakukan dialog dan observasi langsung ke Yayasan Cendekia yang sudah sejak lama melaksanakan program peningkatan Bahasa Inggris melalui lembaga bernama Mr. Mark.

Baca Juga: Gandeng MAN 2 Kota Malang, Al-Ikhlas Fokus Transformasi Digital

Fokus utama kerja sama yang dijajaki meliputi:

  1. Perkampungan Bahasa Inggris untuk santri agar fasih speaking, writing, listening dan grammar.2. Peningkatan Kompetensi Guru melalui Teacher Training dan metode pengajaran terbaru.
  2. Pretest Toefl.

Gagas Peluang Kerja Sama Strategis

Abdi Wira Sembiring, selaku Ketua Yayasan dan owner Mr. Mark menyambut baik inisiatif ini, mengingat pesantren Al-Ikhlas memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang cakap secara intelektual dan bahasa. Selain itu, banyak review sangat memuaskan dari civitas Al-Ikhlas yang telah menggunakan jasa lembaga ini.

Baca Juga: Kunjungi MAN 2 Kota Malang, Al-Ikhlas Siap Dorong Prestasi Santri

Langkah kolaborasi ini sejalan dengan visi Al-Ikhlas untuk menciptakan generasi yang cerdas, cerah dan mencerahkan.

“Menjaga tradisi pesantren harus, tapi kita juga harus mengambil pembaruan yang lebih baik. Bahasa adalah jembatan dakwah. Dengan bahasa, santri bisa menyampaikan Islam rahmatan lil ‘alamin ke seluruh dunia,” Ungkap Kepala Divisi Humas & Kerja Sama secara terpisah.

Besar harapan dari penjajakan kerja sama ini menghasilkan MoU resmi antara Pondok Pesantren Al-Ikhlas dan lembaga bahasa di Kampung Pare Inggris dalam waktu dekat.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *