Program Amaliyah Ramadan Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone Hadir di Sejumlah Sekolah di Watampone

WATAMPONE – Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone melaksanakan program Amaliyah Ramadan di sejumlah sekolah di Watampone sebagai bagian dari kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan bagi para pelajar selama bulan suci Ramadan.

Program ini menghadirkan para ustaz dari Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone yang menyampaikan berbagai materi keislaman kepada siswa, mulai dari aqidah akhlak, fiqih, hingga praktik ibadah. Melalui kegiatan ini, pesantren berupaya memberikan penguatan pemahaman agama sekaligus membangun karakter religius di kalangan pelajar.


Amaliyah Ramadan di SMPN 2 dan SMPN 3 Watampone

Program Amaliyah Ramadan terlebih dahulu berlangsung di SMPN 2 Watampone dan SMPN 3 Watampone pada Selasa hingga Kamis (24–26 Februari).

Di SMPN 2 Watampone, materi keislaman oleh Ust. Tamrin, Ust. Amir, Ust. Aswar, dan Ust. Murdani. Sementara itu, kegiatan di SMPN 3 Watampone oleh Ust. Abdul Gani, Ust. Risman, dan Ust. Murdani.

Selain penyampaian materi keagamaan, kegiatan ini juga melakukan sosialisasi penerimaan santri baru Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone. Selanjutnya, panitia menutup kegiatan dengan pemberian penghargaan kepada peserta aktif serta penyerahan cenderamata kepada pihak sekolah.


Penguatan Materi Aqidah Akhlak dan Fiqih di SMPN 4 Watampone

Selanjutnya, program Amaliyah Ramadan juga dilaksanakan di SMPN 4 Watampone selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa (9–10 Maret).

Dalam kegiatan tersebut, para ustaz dari Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone menyampaikan materi Aqidah Akhlak dan Fiqih kepada para siswa. Materi tersebut dibawakan oleh Ust. Abdul Gani, Ust. Wafi, Ust. Thamrin, dan Ust. Risman.

Melalui kegiatan ini, para pemateri memberikan penguatan pemahaman keislaman sekaligus pembinaan karakter kepada para peserta selama berlangsungnya kegiatan.


Pembinaan Keagamaan di SMPN 7 Watampone

Program serupa juga berlangsung di SMPN 7 Watampone pada Rabu (11 Maret) dan selanjutnya pada Sabtu (14 Maret).

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi Aqidah Akhlak dan Fiqih sebagai bagian dari penguatan pemahaman keislaman selama Ramadan.

Materi disampaikan oleh Ust. Murdani dan Ust. Azwar yang memberikan pembinaan keagamaan sekaligus motivasi kepada para peserta agar semakin meningkatkan ibadah dan memperkuat akhlak selama bulan suci Ramadan.


Edukasi Praktik Salat di SDN 23 Jeppe’e

Selain di tingkat SMP, program Amaliyah Ramadan juga dilaksanakan di SDN 23 Jeppe’e pada Kamis (12 Maret).

Pada kesempatan tersebut, Ust. Abdul Gani menyampaikan materi tentang salat yang disertai dengan praktik langsung bersama para siswa.

Melalui metode praktik tersebut, para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga belajar secara langsung mengenai tata cara pelaksanaan salat yang benar. Oleh karena itu, kegiatan berlangsung dengan antusiasme para peserta yang mengikuti penjelasan dan praktik salat secara bersama-sama.


Dakwah Pesantren untuk Penguatan Karakter Pelajar

Melalui program Amaliyah Ramadan ini, Pondok Pesantren Al-Ikhlas Ujung Bone terus berupaya menghadirkan pembinaan keagamaan yang dekat dengan masyarakat, khususnya bagi para pelajar.

Selain memberikan pemahaman keislaman, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai akhlak, kedisiplinan, serta semangat beribadah kepada generasi muda selama bulan Ramadan.

Dengan demikian, kegiatan Amaliyah Ramadan yang dilaksanakan di berbagai sekolah ini diharapkan mampu memperkuat karakter religius para siswa sekaligus mempererat hubungan antara pesantren dan lembaga pendidikan di masyarakat. (*mik/aibs)

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *