Oleh: KH. Saharuddin, S.Ag., S.Pd., M.Pd.I.

Ada dua sikap ekstrem dalam memahami hubungan manusia dengan Allah yang mungkin membingungkan
1️⃣ “Jika Allah di luar dirinya maka tersesat manusia, karena menganggap Allah jauh”
Maksudnya: kalau seseorang merasa Allah itu sangat jauh, terpisah total, tidak hadir dalam hidupnya — maka ia mudah lalai, merasa bebas tanpa pengawasan, dan kehilangan rasa ihsan.
2️⃣ “Jika Allah di dalam dirinya maka kafirlah dia”
Ini mengarah pada paham hulul/ittihad (menganggap Allah menyatu atau menjadi diri manusia). Dalam akidah Islam, ini keliru, karena Allah tetap Maha Tinggi dan berbeda dari makhluk-Nya.
Sikap yang lurus sesuai Teologi Ahlus Sunnah adalah :
Allah tidak menyatu dengan makhluk. Tapi Allah juga tidak jauh dari hamba-Nya.
Allah berfirman bahwa Dia dekat, tetapi tetap Maha Tinggi di atas seluruh ciptaan.
Artinya:
-Zat Allah tidak di dalam diri kita.
-Tapi 4 TajaliNya atau Pancaran Cahayanya berupa Aff’al, Nama, ṣifāt, Ilmu, rahmat, dan pengawasan-Nya meliputi diri kita.
Jika dianalogikan secara ilmiah, cahaya matahari sebagai manifestasi Nur Muhammad memasuki rumah yang terbuka, dimana rumah sebagai gambaran diri manusia, maka cahaya bisa masuk ke rumah, tapi matahari tidak ada dalam Rumah, karena kalau matahari ada dalam rumah pasti rumahnya terbakar.
Jadi itulah Cara memahami hubungan hamba dan Allah agar tidak sesat dan tidak kafir:
Tanamkan tauhid yang benar
Allah adalah Pencipta, kita makhluk. Tidak bercampur.
Hadirkan rasa ihsan
Merasa diawasi Allah dalam setiap perbuatan.
Jangan menuhankan diri atau pengalaman batin.
Rasa “dekat” itu karunia, bukan berarti kita adalah Allah.
Pegang Qur’an dan Sunnah sebagai batas.
Jangan hanya pakai rasa.
Singkatnya:
- Jangan menjauhkan Allah seolah tidak hadir.
- Jangan menyamakan Allah dengan diri kita.
Allah dekat tanpa menyatu, tinggi tanpa jauh…..Itulah jalan selamat…..
والله اعلم بالصواب
والله الموفق إلى اقوم الطريق
Watampone,10 Ramadhan 1447 H
Hamba Allah Yang Faqir
Baca Juga: BAGAIMANA KELOMPOK SPIRITUAL MENYIKAPI DUNIA YANG SEDANG BERGEJOLAK???






Tinggalkan Balasan